Kenapa Rambut Keriting Bisa Berubah Tekstur Saat Diet Ketat? Ini Penjelasannya!

Siapa nih yang pernah diet ketat trus tiba-tiba rambut keritingnya berubah tekstur? Dari yang tadinya lembut jadi kasar kayak kertas, atau malah jadi lebih gampang kusut. Sebenarnya, apa sih hubungannya diet sama tekstur rambut keriting? Yuk, kita bahas!

Pertama, kita harus ngerti dulu kalau rambut keriting itu punya struktur yang lebih kompleks daripada rambut lurus. Lapisan kutikula atau kulit terluar rambutnya lebih terbuka, jadi lebih mudah terpengaruh sama faktor eksternal dan internal. Salah satu faktor internal itu ya, nutrisi yang kita konsumsi.

Saat kita diet ketat, apalagi kalau sampe mengurangi asupan protein, itu bisa langsung berpengaruh ke rambut. Rambut kita itu sebagian besar terdiri dari protein bernama keratin. Kalau protein dalam tubuh kita kurang, produksi keratin pun bisa terganggu. Akibatnya, rambut keriting kita bisa jadi lebih kering, kasar, dan gampang patah. Bahkan, ada yang sampai alopecia atau rambut rontok parah.

Nutrisi Apa yang Paling Berpengaruh?

Selain protein, ada beberapa nutrisi penting yang berpengaruh besar ke kesehatan rambut keriting. Misalnya, zat besi. Kalau kamu kurang makan makanan yang mengandung zat besi, bisa jadi rambutmu kekurangan oksigen karena zat besi membantu proses transportasi oksigen ke sel-sel tubuh, termasuk sel rambut.

Vitamin D juga nggak kalah penting. Vitamin ini membantu dalam pertumbuhan folikel rambut. Kurang vitamin D bisa bikin rambutmu jadi lemah dan mudah rontok. Nah, biasanya kalau diet ketat, asupan vitamin D juga ikut berkurang karena kita sering menghindari sumber vitamin D yang tinggi kalori seperti telur atau ikan salmon.

Jangan lupa juga sama omega-3. Asam lemak ini membantu menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut. Kalau kamu nggak makan cukup omega-3, rambut keritingmu bisa jadi super kering dan susah diatur. Padahal, rambut keriting itu udah susah diatur dari sananya, ya kan?

Terus, apa yang harus dilakukan kalau udah terlanjur diet ketat dan rambut keritingmu berubah tekstur? Pertama, coba evaluasi lagi pola dietmu. Apakah kamu masih makan cukup protein, zat besi, vitamin D, dan omega-3? Kalau nggak, mungkin kamu perlu menambah sumber nutrisi itu dari makanan atau suplemen.

Kedua, perhatikan juga perawatan rambutmu. Pakai sampo dan kondisioner yang mengandung bahan-bahan yang bisa melembapkan rambut, seperti aloe vera atau shea butter. Jangan lupa untuk rutin pakai hair mask seminggu sekali untuk membantu memperbaiki kerusakan rambut.

Terakhir, mungkin kamu perlu mengurangi frekuensi penggunaan alat styling panas kayak catok atau curling iron. Alat-alat itu bisa memperparah kerusakan rambut, apalagi kalau rambutmu lagi dalam kondisi kurang sehat karena diet ketat.

Jadi, kalau kamu lagi diet ketat dan rambut keritingmu tiba-tiba berubah tekstur, jangan panik dulu. Coba evaluasi lagi pola diet dan perawatan rambutmu. Ingat, kesehatan rambut itu nggak bisa dipisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kalau tubuhmu sehat, rambutmu pun pasti akan mengikuti!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *